Jejak Kang Haru

Harapan Baru HAMIDA Untuk Kota Bandung yang Hade

Pasangan calon walikota dan wakil walikota Bandung, Haru Suandharu – Dhani Wirianata terus mendapatkan aliran dukungan dari masyarakat berbagai elemen.

Kali ini, pondok pesantren Miftahul Huda telah membulatkan suaranya untuk paslon berakronim HD tersebut.

Hal tersebut ditandai oleh digelarnya silaturahmi para pengurus pesantren dengan bakal calon walikota Bandung, Haru Suandharu, di Rumah Makan Suharti, Selasa (17/09/2024).

Dalam pertemuannya, Direktur Madrasah Siyasah Miftahul Huda, KH Didi Abdul Hadi mengungkapkan, dukungan suara untuk Haru bukan tanpa alasan.

Dikatakan Didi, pondok pesantren dengan segudang potensi nya untuk pembangunan daerah, akan dijadikan fokus Haru untuk disejahterakan.

“Saya ingin bagian antarkan kang haru ke wali kota. Dengan catatan kami bawa gerbong ponpes. Kami ingin dengar perhatiannya terhadap lembaga ponpes. Dan jawabannya sangat memuaskan,” tegas Didi.

Didi pun memaparkan sosok Haru yang dinilai patut untuk mengemban orang nomor satu di Bandung kedepannya.

“Kang haru adalah pemimpin yang pembawaan santai tapi sampai ke tujuan. Setelah kenal dalam orangnya humanis juga. Makanya tidak salah DPP PKS menugaskan Kang Haru untuk maju sebagai wali kota Bandung,” tambahnya.

Hal senada pun di ungkapkan pimpinan Miftahul Huda Kota Bandung, Oma Kordiana yang mengungkapkan bahwa barisannya siap mengantarkan Haru untuk menjadi Walikota Bandung.

“Setelah bermusyawarah, maka ketemulah sosok yang ideal untuk memimpin kota Bandung kedepan, di pasangan HD, insya Alloh,” tegasnya.

Menjawab tantangan tersebut, Bakal Calon Walikota Bandung, Haru Suandharu mengungkapkan kesiapsiagaan nya untuk menjadikan pondok pesantren sebagai pusat pendidikan islam yang berbasis Imtaq (Iman dan Taqwa) dan Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi).

“Pesantren, para kiai haji, ustadz itu mewakili kepala daerah dalam membina masyarakat supaya mereka memiliki ketahanan dalam menghadapi gempuran globalisasi,” ungkap Haru.

BACA JUGA  TKD Jabar Optimistis Mampu Geser Dominasi Suara Prabowo ke Anies

Haru menambahkan, ditengah era digitalisasi yang pesat, pondok pesantren dinilai harus bisa beradaptasi, guna dapat memajukan suatu daerah ke jenjang yang lebih cepat.

“Antara imtaq dan iptek itu satu kesatuan. Sekarang itu pendakwah, media dakwah nya ya internet, sosial media, konten. Itu yang saya kira harus disadari bersama bahwa tantangan-nya ada disitu,” tutupnya.

 

Sumber : rri.co.id

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Jejak Kang Haru

Dua Ketua RW di Bandung Laporkan Dugaan Money Politik

Dua ketua RW di Kelurahan Pasirluyu, Kota Bandung melaporkan dugaan money politik...

Jejak Kang Haru

Salat dan Baca Al-Quran, Ritual Kang Haru Sebelum Nyoblos

Calon Walikota Bandung nomor urut dua, Haru Suandharu menggunakan hak pilihnya di...

Jejak Kang Haru

Elektabilitas Dua Paslon Saling Tempel di Pilwalkot Bandung

Lembaga survei Polsight merilis hasil preferensi masyarakat menjelang Pilwalkot Bandung 2024. Hasilnya,...